MENUJU WILAYAH BEBAS DARI KORUPSI DAN WILAYAH BIROKRASI BERSIH MELAYANI                                     LSPro BBK Melayani Jasa Layanan Sertifikasi Industri Hijau

Balai Besar Keramik

Tahukah Anda batasan waktu transisi penerapan ISO 9001:2015?

Input By: admin | Posted on: 2017-11-21 16:44:24

Pada tanggal 23 September 2015 lalu, ISO 9001 mengeluarkan versi terbaru, menggantikan  versi ISO 9001:2008. Mengapa standar ISO 9001 mengalami revisi? Standar ISO ditinjau setiap lima tahun sekali dan tim yang berwenang akan melakukan revisi apabila diperlukan.

Sudahkah perusahaan Anda meng-update sertifikasi ISO 9001? Jika belum, Anda memiliki batasan waktu transisi selama tiga tahun dari tanggal diterbitkannya ISO 9001:2015 (September 2015). Artinya, pada September 2018, sertifikat ISO 9001:2008 yang perusahaan Anda miliki sudah tidak berlaku lagi.

Versi baru dari ISO 9001: 2015 memiliki beberapa perbedaan dibanding ISO 9001:2008. Apa saja detail perubahannya?

 Apa yang perbedaan dari ISO 9001:2015?

1. Klausul ISO 9001:2015

ISO 9001:2008 memiliki 8 klausul sedangkan ISO 9001:2015 memiliki 10 klausul. 

 2. Manajemen risiko

Pada ISO 9001:2015 ini, istilah "preventive action" berubah menjadi "risk management". Seperti yang telah kita ketahui bahwa target dari sistem manajemen adalah mencapai kesesuaian dan kepuasan pelanggan. Untuk mewujudkan hal tersebut, ISO 9001:2015 fokus pada performa perusahaan dengan pendekatan pemikiran berbasis risiko (risk based thinking) dan konsep PDCA atau Plan-Do-Check-Action.

 3. Leadership (Kepemimpinan)  

ISO 9001:2015 tidak mewajibkan keberadaan management representative yang harus ditunjuk secara resmi. Setiap orang, khususnya penanggung jawab dari setiap divisi/ departemen perusahaan memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama dalam menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015.

4. Scope

Perubahan yang sangat menonjol dari klausul 1 (scope) ini adalah hilangnya klausul 1.2 tentang aplikasi di ISO 9001:2015. Artinya, semua persyaratan standar atau semua klausul di ISO 9001:2015 ini bersifat umum dan bisa diterapkan oleh organisasi/ perusahaan apapun, serta tidak memandang tipe dan ukuran organisasi/perusahaan atau bidang organisasi/ perusahaan tersebut.

 

5. Manual mutu

Kebijakan mutu dan sasaran mutu tetap harus ada, namun, pada ISO 9001:2015, perusahaan tidak wajib menjalankan manual mutu. Keberadaan manual mutu di ISO 9001:2015 ini tidak wajib. Apabila perusahaan sudah membuat manual mutu, bukan berarti dokumen tersebut harus dihapus, perusahaan masih boleh menggunakannya bila dibutuhkan.

 6. Konteks Organisasi

Klausul 4 ISO 9001:2015 membahas mengenai konteks organisasi. Standar terbaru ini memperkenalkan persyaratan yang berkaitan dengan konteks organisasi, yaitu:

4.1 Understanding the organization and its context

4.2 Understanding the needs and expectation of interested parties

Kedua poin tersebut meminta perusahaan untuk memahami konteks dari organisasinya serta mengenali risiko yang dapat berdampak pada perencanaan sistem manajemen mutu dan mengenali peluang yang dapat digunakan untuk memperbaiki atau mengembangkan sistem manajemen mutu.

Klausul konteks organisasi juga menjelaskan, meski ISO 9001:2015 menyatakan bahwa seluruh klausul pada standar ini dapat diterapkan untuk seluruh jenis organisasi tanpa pengecualian, klausul 4.3 ISO 9001:2015 tetap mengizinkan adanya pengecualian sepanjang ada justifikasi yang diterima.

 7. Tidak ada istilah 6 prosedur wajib dan form wajib

ISO 9001:2015 memberi kebebasan kepada perusahaan dalam menentukan informasi terdokumentasi yang dibutuhkan, apakah akan menggunakan SOP/prosedur atau form saja. Tidak lagi dipersyaratkan harus dalam bentuk prosedur, seperti 6 prosedur wajib. Istilah "document" dan "record" pada ISO 9001:2015 diganti menjadi "documented information".   

 8. Istilah produk dan jasa dibedakan

Dalam standar terbaru, tidak ada lagi istilah "product". ISO 9001:2015 menggantinya dengan istilah  "barang (goods)" dan "jasa (services)" untuk menghindari kerancuan. Sebab, kebanyakan pengguna ISO 9001 sering kali salah mengartikan "produk" sebagai barang yang berbentuk fisik saja, padahal produk juga termasuk jasa.

 9. Penggantian beberapa istilah

Terdapat beberapa istilah yang diganti pada ISO 9001:2015, di antaranya:

“Work Environment” diganti dengan “Environment for the Operation of the Process”

“Supplier” diganti dengan “External Provider”

“Purchased Product” diganti dengan “Externally Provided Products and Services”

Perubahan istilah tersebut berlaku tidak hanya untuk barang, tetapi juga jasa. Bila perusahaan Anda sudah menerapkan istilah lama pada ISO 9001:2008, istilah tersebut masih dapat digunakan sesuai kebutuhan.

10. Operation- Persyaratan Terkait Pengadaan Barang Dibahas Lebih Jelas

Semua hal yang berkaitan dengan operasional organisasi/ perusahaan dibahas pada klausul 8 ISO 9001:2015. Seluruh aspek operasional mulai dari perencanaan barang atau jasa, produksi atau penyediaan jasa, hubungan dengan pelanggan dan pihak ketiga penyimpanan dan perlindungan produk atau jasa hingga penanganan masalah selama proses operasional dibahas lebih jelas dibanding ISO 9001:2008.

Sumber: https://www.safetysign.co.id/news