MENUJU WILAYAH BEBAS DARI KORUPSI DAN WILAYAH BIROKRASI BERSIH MELAYANI                                     LSPro BBK Melayani Jasa Layanan Sertifikasi Industri Hijau

Dunia Keramik

Kajian Singkat Produksi dan Konsumsi Ubin Keramik Indonesia Tahun 2006-2014

Input By: Administrator | Posted on: 2016-12-08 11:44:50

Indonesia saat ini masih berada di 10 besar sebagai negara produsen ubin keramik. Dibanding negara ASEAN lainnya, produksi ubin keramik Indonesia masih tertinggi. Dari tahun 2006 sampai 2014 tercatat produksi ubin keramik Indonesia sebesar 2735 juta meter persegi. Masih jauh di bawah China yang sudah mencapai 39.100 juta meter dalam kurun waktu yang sama. Bahkan masih di bawah produksi rata-rata tahunan China yaitu sekitar 4344.4 juta meter persegi per tahun.

Tabel 1. 10 Negara Produsen Terbesar Ubin Keramik di Dunia

China , meskipun laju peningkatan produksinya mulai melambat sejak dari kurun waktu tahun 2010-2014, (dari 16,67 % melambat menjadi 5,26 %) namun masih menjadi raja sebagai negara produsen ubin keramik di dunia dan cenderung meningkat dari tahun ke tahun dengan menguasai 51 % produksi ubin keramik dunia. Ubin keramik China di dominasi oleh ubin keramik golongna BI dan BII yang dikenal dengan nama dagang porcelain tile, homogeneous tile, granite tile baik polished maupun unpolished, dan sebagian kecil BIII.

Kebutuhan ubin keramik dunia mayoritas dikuasai oleh China. Pembangunan kota dan bisinis properti di China meningkat dengan pesat setiap tahunnya. Tahun 2010 dan 2011 kebutuhan ubin keramik di China meningkat dengan laju kenaikan pertahun sebesar 15,5 % dan 14,3 % lalu melambat drastis di tahun 2012, 6,3 % dan mulai naik kembali secara perlahan di tahun 2013, 7,2 % pertahun.

Tabel 2. 10 Negara Konsumsi Terbesar Ubin Keramik di Dunia

Konsumsi ubin keramik Indonesia masih sangat jauh di bawah China dari kurun waktu 2006 – 2013, 2174 juta meter persegi, meski laju kenaikan pertahun sempat mencapai 47,2 % pada tahun 2008, namun pernah mengalami laju kenaikan negatif pada tahun 2010, - 6,7 % . tahun 2011 kembali naik menjadi 12,6 %, seiring waktu kembali menunjukkan trend menurun tahun 2012-2013 dengan 9,0 % dan 5,9 %. Hal ini dipengaruhi sangat dipengaruhi oleh situasi politik, kebijakan pemerintah di bidang properti dan keuangan, serta nilai tukar mata uang asing terhadap rupiah.

Negara eksportir ubin keramik masih dipegang oleh China, dengan total 7330 juta meter persegi dari tahun 2006-2014. Terus meningkat pertahunnya hingga tahun 2010, 48,5 %, kemudian menurun seiring dengan adanya kebijakan anti dumping dan technical trade barriers (misal; SNI wajib di Indonesia) di negara-negara tujuan ekspor, serta pemenenuhan kebutuhan dalam negeri China. Tahun 2014 China masih menguasai ekspor ubin keramik dengan mengambil porsi sebesar ~ 48 % (1110 juta meter persegi) dari total ekspor dunia. Dengan sebesar 60 % dari total ekspor ubin keramik China adalah pasar Asia.

Tabel 3. 11 Negara Eksportir Terbesar Ubin Keramik di Dunia

Indonesia sebagai produsen keramik no 5 dunia, masih kalah oleh Vietnam dan bahkan kalah oleh India yang mulai tahun 2011-2014 mengekspor ubin keramik dengan nilai yang siginifikan meningkat setiap tahunnya. Meskipun ekpor ubin keramik Indonesia adalah 13 % dari toatal produksi per tahun, namun pasar yang menyerapnya masih di bawahnya. Terlihat nilai ekspor ubin keramik Indonesia tidak meningkat secara signifikan meskipun setiap tahunnya naik. Indonesia menyumbang 1 % jumlah ekspor ubin keramik dunia pada tahun 2014.

Negara tujuan ekspor terbesar ubin keramik dari tahun 2006-2014 masih untuk pasar Amerika Serikat dan Arab Saudi. Meski sempat menurut pada tahun 2008, namun terus meningkat lagi dari 2009-2014. Meski perlahan Irak, sepertinya sedang dalam masa penulihan dengan pembangunan proyek-proyek perumahan, ekspor ubin keramik ke negara tersebut meningkat secara cepat, merupakan salah satu pasar yang potensial di tahun-tahun mendatang. Pasar Eropa, Perancis, Jeramn dan Rusia, menjadi pasar untuk ubin keramik Spanyol dan italia serta dengan adanya kebijkan anti dumping, ubin keramik China sangat sulit masuk ke wilayah Eropa. Thailand, Korea Selatan dan Filipina bisa menjadi pasar bagi ubin Keramik Indonesia dengan laju kebutuhan per tahun yang selalu meningkat setiap tahunnya. Dalam rentang 2016-2014, laju rata-rata kenaikan impor ubin keramik   Thailand adalah 17,3 %, Korea Selatan, 4,9 % dan Filipina 8 %.

Indonesia sampai saat ini masih mengimpor ubin keramik terutama untuk ubin golongan Ia, Ib, dan IIa, dengan jumlah 10 % dari total konsumsi tahunan. Kekurangan produsen di Indonesia untuk golongan ubin keramik di atas menjadkan China, Malaysia, Vietnam, Thailand, Spanyol dan Italia sebagai pemasok.

Tabel 4. 10 Negara Pengimpor Terbesar Ubin Keramik di Dunia

 

Sampai tahun 2014 produk ubin keramik Indonesia masih menajdi raja di negerinya sendiri, terlihat dari jumlah produksi yang selalu beriringan dengan jumlah konsumsi per tahunnya sejak tahun 2010. Namun hal yang harus diermati dan menjadi bahan pemikiran adalah 90 % bahan mentah utama untuk produksi ubin keramik berasal dari impor, seperti bahan glasir, feldspar dan zirkonium silikat serta harga gas yang masih tinggi dibanding di negara produsen lainnya.

Tabel 5. Perbandingan Produksi, Konsumsi dan Ekspor Ubin Keramik di Indonesia